Keturunan
[sunting | sunting sumber]
Anak laki-laki[sunting | sunting sumber]
Memiliki keturunan selanjutnya:[1]Isma'il al-A'raj (Imam ke-7 menurut Ismailiyah)Muhammad al-MaktumIsma'il ats-Tsani
Ja'far al-Akbar
'AliMuhammad
Musa al-Kadzim (Imam ke-7 menurut Dua Belas Imam)'Ali ar-Ridha
Ibrahim al-Mujtaba
al-'Abbas
al-Qasim
Isma'il
Ja'far
Harun
'Ala'uddin Husain, ia syahid di Syiraz, Iran.
Ahmad bin Musa, dikenal pula dengan julukan Syah Chiragh. Ia syahid di Syiraz, Iran.
Muhammad al-'Abid
Hamzah
'Abdullah
Ishaq
'Ubaidillah
Zaid
Hasan
Fadhal
Sulaiman
Ishaq al-Mu'tamin[1]Muhammad
Hasan
Husain
Muhammad ad-Dibaj, yang mendeklarasikan dirinya sebagai Amirul Mukminin setelah Salat Jumat pada tanggal 6 Rabiul akhir 200 Hijriyah, dan kemudian berperang melawan Khalifah Abbasiyah pada saat itu, al-Ma'mun, tetapi dengan cepat ia tertangkap dan dibawa ke Khurasan.[2]Qasim[3]Abdullah
Yahya
Ali[4]
Ali al-Uraidhi, menetap di desa Uraidh dekat Madinah.Ja'far al-Asghar
Ahmad asy-Sya'rani
Muhammad Jamaluddin an-Naqib'Isa ar-RumiAhmad al-Muhajir Ilallah
Hasan
Tidak memiliki keturunan selanjutnya:[1]Abdullah al-Afthah
Abbas
Yahya
Muhsin
Ja'far
Hasan
Muhammad al-Ashgar
Anak perempuan[sunting | sunting sumber]Fatimah binti Ja'far
Asma binti Ja'far
Ummu Farwah binti Ja'far
Tags
Ja'far ash-Shadiq