Pendidikan
Kiai Imaduddin Usman tercatat sebagai siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kresek III, dilanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Kresek, kemudian belajar di Madrasah Aliyah (MA) Ashhabul Maimanah di Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.
Ia lalu melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Serang (sekarang UIN Banten, Sarjana Agama) serta Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ), Jakarta dan memperoleh gelar Magister Agama.
Sanad Keilmuan[4][sunting | sunting sumber]KH. Syanwani bin Abdul Aziz
KH. Sanja bin Kasmin
KH. Mufti Asnawi
KH. TB. Hasuri bin Tohir
KH. Muhammad Dimyathi bin Amin
KH. Bustomi bin Jasuta
KH. Rafiudin
KH. Hasan Basri Karawang Jawa Barat
KH. Solahudin Kaliwungu
Syaikh Muhammad bin Ibrahim bin Abdul Ba’its al-Kattani al-Iskandari Mesir
https://id.wikipedia.org/wiki/Imaduddin_Usman_Al-Bantani
.jpeg)
.jpeg)