tidak yang berk sudah gak usah perhatikan Imadudin Imad Dodon Imad ah itu anak kan umurnya belum ilmu tanpa pengalaman bagaikan huruf yang mati ada nasab Bahar Smith ada nasab Rijik Sihab kemudian keduanya ini saya lihat ini lebih apa lebih bisa untuk di teliti yaitu
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh teman-teman kita bertemu kembali di channel Cahaya Hidayah nah Teman-teman jadi di F kali ini saya akan membahas yaitu mengenai Ustaz Yahya Waloni jadi Ustaz Yahya Waloni ini beliau telah meninggal dan beliau telah kembali kepada Allah Subhanahu wa taala yaitu pada hari Jumat pada ketika khotbah salat Jumat nah jadi ada beberapa video yang masih tersebar di media sosial terutama adalah mengenai Ustaz Yahya Waloni ini membela Bapak Rizq Sihab adalah mujahid dan membela Habib-habib Alawi adalah zuriat Nabi sallallahu alaihi wasallam kalau mau membela ya silakan ya tidak ada yang menyalahkan silakan membelanya tapi di situ Ustaz Yahya Waloni ini merendahkan yaitu ilmunya Kiai Imaduddin Albantani mengenai masalah nasab di video tersebut itu Ustaz Yahya Waloni ini merendahkan Kiai Immadun Albantani dengan mengatakan bahwasanya Kiai Immadudun Albantani ini ya anak kemarin sore gitu Teman-teman padahal ya Kiai Imadud Albantani ini ketika meneliti nasab Alawi itu bukan karena omong doang bukan karena kebencian melainkan adalah meneliti nasab alawi ini dengan ilmu dengan secara ilmiah berdasarkan kitab nasab kitab sezaman filolog dan tes jadi bukan karena omong-omong duang ataupun omong-omong kosong nah jadi teman-teman ya saya akan tegaskan kembali tidak ada satuun dari pihak Rabitah Alawiyah maupun dari pihak Habib Habib Alawi yang mampu membantah tesisnya Kiai Imaduddin Albantani sampai saat ini sampai detik ini ya mereka itu akan marah-marah terus yang menuduh bahwasanya tesisnya Kiai Immad ini adalah Dajjal ada juga yang menuduh tesisnya Kiai Himad ini ya belajar di kandang kebo dan lain-lain tapi kenyataannya mereka itu belum mampu membuktikan jadi Kiai Imad Albantani ini hanya ingin bukti kalau kalian itu adalah cucu Nabi sallallahu alaihi wasallam tapi ya teman-teman Ustaz Yahya Waloni ini terlalu fanatik terlalu gegabah dengan merendahkan Kiai Imad Albantani dan lebih mengakui bahwasanya Habib Habib Alawi ini adalah zuriat Nabi jadi tanpa penelitian tanpa mencari kebenaran nah seperti itu ya Teman-teman nah ini saya akan tampilkan sekali lagi ya video dari Ustaz Yaya Waloni yang di mana beliau ini merendahkan keilmuannya Kiai Imad Albantani ya merendahkan tesisnya gitu teman-teman coba mari kita simak videonya tiga orang tanya dari Jakarta mereka mau ke Lamongan "Ustaz mau ke mana?" Saya bilang "Saya mau pergi ke Banjar Negara." "Mau tanya Ustaz tanya apa?" Ini lagi ribut ini masalah mak nasab bawi dengan Wali Wali Songo saya langsung skak mati iya kalau main catur teorinya Anatali Karpov Anatoli Karpov stop jangan bicara itu lagi betul atau tidak kita ini tetap menghormati inal ulamaatul anbiya kita hormati ulama kita juga hormati para habaib sudah Pak jangan terlalu banyak tanya apalagi saya orang dari kafir hormati dua-dua itu tidak yang berk sudah gak usah perhatikan Imadudin Imad Dodon Imad ah itu anak kan umurnya belum ilmu tanpa pengalaman bagaikan huruf yang mati sudah berapa bulan di dalam perut mau mati enggak Pak hm mau mati enggak saya banting banting kau nanti kau mau coba sama saya hah saya kasih mati nanti kau hah saya penggal kepalamu nanti kamu coba saya nanti ya nah Teman-teman yang dimuliakan Allah Subhanahu wa taala jadi seperti itu ya ceramah dari Ustaz Yahya Waloni ya semoga kita doakan khususnul khatimah teman-teman namun ada beberapa video yang beredar di medu sosial yang di mana Ustaz Yahya Waloni ini merendahkan tesisnya Kiai Imaduddin Albantani nah Teman-teman jadi seharusnya kalau Ustaz Yahya Waloni ini mendengar yaitu ceramah-ceramah dari Habib-Habib Mak'lawi yang di mana ceramahnya ini kan ya sering ngimbul yaitu sering meninggikan leluhurnya khurafat yang sangat luar biasa tidak ya tidak masuk akal sama sekali teman-teman masa ya yang katanya fakih muqadam bisa mikraj bertemu dengan Allah 70 kali dalam sehari jadi enggak ada buktinya sama sekali Teman-teman enggak ada di zaman itu ditulis misalnya dalam sejarah fqih muqaddam disaksikan ini enggak ada seharusnya kalau dari yang dulunya Ustaz Yahya Waloni ini adalah seorang nonmuslim dulunya teman-teman ya orang kafir kok percaya dengan kisah-kisah khurafat dari Habib Alawi ini kan tanda-tanya besar teman-teman seharusnya kan ya cari tahu dulu lalu kemudian dengan tesnya Kia Imat ini malah direndahkan imat dod imat dudun nah seperti itu teman-teman jadi ya harus ada sikap yang rendah gitu ya sebagai seorang ustaz gitu seorang penceramah nah teman-teman yang dimuliakan Allah Subhanahu wa taala jadi kita enggak perlu panjang lebar mengenai Ustaz Yawaloni ini coba kita buktikan bagaimana Kiai Imaduddin Albantani ini bagaimana Kiai Imad Albantani ini ketika membahas masalah nasablawi berdasarkan ilmiah berdasarkan ilmu dalil-dalil oke coba mari kita simak videonya lalu apa nasab apa nasab siapa yang mengaku turun Nabi kemudian saya teliti yang saya teliti adalah nasab-nasab orang-orang yang mengaku keturunan Nabi Besar Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang selalu mengaku keturunan Nabi di Indonesia siapa dia yaitu dari suatu klan yang disebut dengan klan Baal Alwi atau mereka memperkenalkan diri mereka di Indonesia dengan sebutan bib karena mereka itu adalah merupakan sebuah klan yang anggota-anggota mereka rajin di media sosial menjual mengaku bahwa dirinya adalah keturunan Nabi maka ketika kita melihat adanya ketidaklinieran antara pengakuan dengan akhlak yang ditampilkan ngaku cucu Nabi sering caci maki ngaku cucu Nabi maki-maki kiai habis Menteri Agama Gus Yakut itu ngaku cucu Nabi Mbah Hasyim dibilang sejarahnya Kopinghoho itu dari klan mereka ngaku cucu Nabi tapi Gus Dur dibilang buta mata buta hati ngaku cucu Nabi Pak Jokowi katanya anak PKI kodok katanya ngaku apa cucu Nabi kiai Marufamin katanya babi ngaku cucu Nabi polisi katanya orang coklat ngaku cucu Nabi orang yang membuat kajian ilmiah katanya dajal iblis macam-macam inilah yang terjadi kemudian sampai membuat saya penasaran apa benar ini orang-orang model begini keturunan Nabi apalagi sebagian mereka yang punya duit sedikit menampakkan kekayaannya flexing di media sosial baru punya mobil baru diperlihatkan dia seperti bos anak buahnya sudah nyiapin jaket dia masuk mau masuk mobil jaket di ini dulu ini orang kaya di Indonesia itu enggak ada yang begitu tapi orang yang sok kaya dengan mengaku cucu Nabi tidak malu memperlihatkan di media sosial YouTube dan Facebook kemudian mereka berusaha untuk menjaring anak-anak Indonesia terutama yang berpaham ahlusunah wal jamaah Nah'diyah untuk masuk ke dalam lingkar mereka kemudian didoktrin dengan sedemikian rupa akhirnya dengan kedop ahlusunah wal jamaah Asy'ariyah kemudian mazhabnya mazhab Syafi'i anak-anak NU di Indonesia banyak yang masuk link mereka di dalam pengajian itu sedikit saja NU ada kesalahan mereka doktrin jemaah mereka untuk apa untuk membenci para petinggi NU kemudian salah satu dari KB itu juga berceramah mengatakan bahwa Kiai Maruf Amin ini adalah ketika mau dia menjadi wakil presiden Bapak Presiden Jokowi itu bahwa ini beliau adalah orang yang dibayar ulama bayaran bahkan sampai disebut babi waktu itu saya tidak terima dan saya langsung laporkan ke Babus Polri dan orangnya langsung dipegang kemudian dipenjarakan sebelum bab nasab ini saya sudah menjarain Habib namanya Jafar Saddiq itu iya ketika itu luar biasa itu apa namanya provokasinya itu kepada apa ulama-ulama kita sehingga membuat apa namanya banyak juga warga-warga Nahdiin yang marah ketika itu tapi belum masalah nasab kapan sih masalah nasab ini masalah nasab ini baru 2022 oktober 2022 dari latar belakang tadi yang telah saya sebutkan kemudian saya menggunakan metodologi historis dan metodologi genealogi dalam tradisi kita yaitu ilmu nasab di dalam ilmu nasab karena ilmu nasab adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari ilmu sejarah maka saya menggunakan metodologi historis yang pertama langkah yang harus dilakukan di dalam kita meneliti sebuah his apa kejadian sejarah masa lalu apalagi yang sudah 1400 tahun itu yang pertama adalah disebut dengan apa namanya tahapan heoristik yang kedua adalah tahapan kritisasi sumber kemudian interpretasi sumber kemudian baru historiografi apa itu heoristik huristik adalah dalam sejarah dalam penelitian sejarah mengumpulkan seluruh sumber-sumber yang dirasa berkaitan dengan bahasan yang sedang kita teliti dalam hal ini adalah bahasan tentang nasabnya Baklawi betulkah dia merupakan keturunan dari baginda nabi saya urutkan terlebih dahulu sebelum apa saya linierkan dengan kitab-kitab yang saya bahas itu siapa yang akan jadi ee percontohan saya cari di internet nasabnya itu ada nasab Bahar Smith ada nasab Rijik Siihab kemudian keduanya ini saya lihat ini lebih apa lebih bisa untuk di teliti yaitu nasabnya rizik nah nasab rizik ini saya urutkan dari mulai dia bapaknya yang ada di internet itu sampai kepada baginda Nabi Besar Muhammad sallallahu alaihi wasallam di dalam penelitian masalah nasab itu bisa dilakukan dengan dua cara pertama adalah dengan cara ee top down ya bisa dengan cara dari bawah ke atas dari atas ke bawah kita teliti betulkah seorang yang mempunyai anak itu atau betulkah seorang anak mempunyai ayah nah Teman-teman yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa taala jadi itulah ya penelitian dari Kiai Imaduddin Albantani mengenai nasab Habib-Habib Alawi yang ada di Indonesia ini yang di mana mereka itu selalu di dalam ceramahnya selalu mengaku sebagai keturunan Nabi sallallahu alaihi wasallam masyaallah ya Teman-teman ya jadi ee penjelasan dari Kiai Imat ini sangat ilmiah sekali jadi bukan omong-omong doang ataupun ya membahasnya karena kebencian enggak karena Kiai Immaduddin Albantani ini ketika melihat di lapangan banyak oknum Habib ini yang mengaku sebagai surat Nabi tapi karakternya ketika berceramah itu sangat jauh sekali dengan ya karakter Rasulullah sallallahu alaihi wasallam enggak mungkin ya Teman-teman ya ibarat pohon itu ya buah jatuh itu enggak jauh dari pohonnya karena seperti itu Teman-teman masa keturunan Nabi semacam ini nah di situlah Kiai Immaduddin Albantani ini ya dengan semangat ingin ee membongkar nasab al ini karena nasab Rasulullah ini adalah nasab yang mulia Teman-teman ya enggak mungkin ya anak cucunya kok seperti ini enggak mungkin ya nah seperti itu Teman-teman dan ternyata ketika diteliti berdasarkan kitab nasab kitab sezaman sejarah dan tes DNA ternyata kebungkar mereka itu berdusta ya kepada kaum muslimin yang mengaku-ngaku sebagai cucu Nabi dan ternyata tidak bersambung kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dusta Teman-teman jadi mereka itu mengaku sebagai cucu Nabi hanya ingin apa hanya ingin ya mencari pengikut sebanyak-banyaknya untuk untuk dijadikan kibin untuk dimintai uangnya nah seperti itu teman-teman ya mengerikan ya karena ceramahnya ini banyak yang menyesatkan teman-teman apalagi yang dikatakan oleh Kiai Imat mereka itu bermudah-mudahan menghina pemerintah menghina para kiai pribumi bahkan ada di kitabnya Teman-teman yang satu Habib yang bodoh itu lebih mulia daripada 70 kiai 70 kiai bayangin teman-teman ya orang bodoh ya katanya lebih mulia daripada 70 kiai ini ceramah apa Teman-teman jadi ya enggak ada bedanya dengan orang-orang Syiah apa itu ya kalau enggak salah Ismailiah yang di mana mereka ini yang mengaku-ngaku sebagai cucu Rasulullah keturunan Nabi yaitu dari Fatimah maka disebut adalah Bani Fatimiyin ataupun Bani Fatimiyah ya mereka ini sangat menyimpang dari ahlusunah wal jamaah Teman-teman sangat jauh sekali tapi mereka itu ingin menarik pengikut sebanyak-banyaknya yaitu terutama adalah ahlusunah dengan apa mereka itu menipu dengan mengaku-ngaku sebagai zuriat Nabi ataupun keturunan Nabi sallallahu alaihi wasallam tapi ajarannya ya Syiah ya maka dari itu saya enggak menuduh saya itu enggak menuduh bahwasanya seperti Habib-habibin Syiah enggak tapi hampir mirip mereka itu teman-teman ya jadi ada kesamaan dengan ajaran-ajaran Syiah nah seperti itu Teman-teman jadi penelitian Kiai Imat ini berdasarkan ilmu ya bukan berdasarkan dengan kebencian nah oke teman-teman jadi itu saja yang ingin sampaikan jika video ini bermanfaat jangan lupa like dan subscribe di channel Cahaya Hidayah wabufik hidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
https://www.youtube.com/watch?v=e-m8xd3nQRk