Kewajiban Anak kepada Orang Tua Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Dalam Islam, kewajiban anak kepada orang tua disebut birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua). Kedudukannya sangat tinggi setelah kewajiban menyembah Allah.
1. Taat kepada Orang Tua dalam Kebaikan
Anak wajib menaati perintah orang tua selama tidak bertentangan dengan syariat.
Allah berfirman dalam Surah Luqman ayat 14–15:
“Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu... Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah engkau taati keduanya, tetapi pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.”
Artinya:
Wajib taat dalam hal baik
Tidak boleh taat dalam maksiat
Tetap harus bersikap sopan meski berbeda pendapat
2. Berkata Lembut dan Tidak Membentak
Allah memerintahkan agar anak menjaga ucapan kepada orang tua.
Surah Al-Isra ayat 23:
“Janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah engkau membentak mereka, tetapi ucapkanlah perkataan yang mulia.”
Larangan ini menunjukkan:
tidak boleh kasar,
tidak boleh menghina,
tidak boleh meninggikan suara kepada orang tua.
3. Menghormati dan Memuliakan Orang Tua
Nabi Muhammad bersabda:
“Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.”
(HR. Tirmidzi)
Bentuk penghormatan:
mendahulukan kepentingan mereka,
menjaga nama baik mereka,
tidak mempermalukan mereka,
memperlakukan mereka dengan penuh adab.
4. Merawat Orang Tua di Masa Tua
Ketika orang tua lanjut usia, anak wajib merawat dan melayani mereka dengan sabar.
Allah berfirman:
“Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka jangan sekali-kali engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’...”
(QS. Al-Isra: 23)
Ini mencakup:
membantu kebutuhan sehari-hari,
menjaga kesehatan mereka,
menemani dan menghibur mereka,
tidak merasa terbebani.
5. Memberikan Nafkah Jika Mereka Membutuhkan
Jika orang tua miskin atau tidak mampu bekerja, anak yang mampu wajib membantu nafkah mereka.
Hadis Nabi:
“Engkau dan hartamu adalah milik ayahmu.”
(HR. Ibnu Majah)
Bentuk nafkah:
makanan,
pakaian,
tempat tinggal,
biaya kesehatan,
kebutuhan hidup lainnya.
6. Mendoakan Orang Tua
Anak dianjurkan selalu mendoakan kedua orang tua, baik masih hidup maupun sudah meninggal.
Doa dalam Surah Al-Isra ayat 24:
“Rabbi irhamhuma kama rabbayani shaghira.”
Artinya:
“Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka telah menyayangiku di waktu kecil.”
Hadis juga menyebutkan:
“Apabila manusia meninggal dunia maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.”
(HR. Muslim)
7. Menyambung Silaturahmi dengan Kerabat Orang Tua
Setelah orang tua wafat, anak tetap dianjurkan menjaga hubungan baik dengan sahabat dan keluarga mereka.
Ini termasuk bentuk bakti yang terus mengalir pahalanya.
Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua
Berbakti kepada orang tua menjadi sebab:
masuk surga,
dimudahkan rezeki,
dipanjangkan umur dalam keberkahan,
mendapatkan ridha Allah.
Sedangkan durhaka kepada orang tua termasuk dosa besar dalam Islam.
INFO LAIN :
TESTIMONI PENGGUNA HERBAL AVISTA - SOLUSI TOTAL KESEHATAN ANDA. WA 081256 161720